Sudah bukan menjadi rahasia bahwa Indonesia merupakan produsen terbesar minyak sawit di dunia. Hampir seluruh produk yang kita temui sehari-hari dalam proses pembuatannya menggunakan minyak sawit. Melihat hal tersebut, wajar saja jika kelapa sawit banyak “diburu” orang di seluruh dunia.

Sampai saat ini, ketika kita melihat di media massa baik cetak maupun elektronik, industri sawit nasional saat ini sedang gencar-gencarnya dihadapkan pada kampanye negatif (negative campaign). Kampanye yang dilakukan semata-mata untuk menghancurkan industri sawit nasional. Disamping makin gencarnya kampanye negatif atas sawit, sawit justru terus memberikan manfaat yang terus-menerus bagi ekonomi, sosial, dan lingkungan.

Manfaat kelapa sawit tidak hanya dirasakan bagi mereka yang bekerja di perkebunan saja, tetapi mencakup seluruh lapisan masyarakat. Manfaat  ekonomi  sawit  tidak  hanya  dirasakan  oleh  sektor perkebunan  sawit sendiri,  tetapi  berdampak  pada  sektor  lainnya seperti peningkatan  kesempatan  kerja, peningkatan infrasruktur, dan lainnya. Bahkan sawit sebagai komoditas ekspor unggulan telah menyumbang devisa tertinggi dibandingkan komoditas lain.

Selain itu, sawit menyediakan solusi energi hemat emisi. Masyarakat dunia masih menghadapi masalah pemanasan global yang diakibatkan oleh emisi karbon yang besar dari konsumsi bahan bakar fosil (minyak bumi, gas, batu bara). Untuk menurunkan emisi karbon global tersebut, solusinya adalah mengurangi emisi bahan bakar dengan beralih ke bahan bakar nabati yang emisinya jauh lebih rendah dan menyerap kembali emisi karbon dari atmosfir bumi. Kehadiran sawit dalam ekosistem dunia menghadirkan bahan bakar nabati hemat emisi (biodiesel, bensin sawit, bioavtur) dan proses produksinya pada kebun sawit dapat menyerap kembali karbon dari atmosfir bumi.

Kontribusi kelapa sawit tidak dapat dipungkiri telah menyumbang begitu banyak manfaat dan peranan bagi pembangunan berkelanjutan Indonesia. Kelapa sawit saat ini terus memberikan solusi dan mendorong dalam percepatan SDG’s.

Dengan adanya kontribusi yang besar ini, maka kedepan harus ada pemanfaatan, perlindungan, dan pengelolaan komoditas kelapa sawit dari berbagai lapisan masyarakat agar komoditas sawit semakin berkilau.

239 total views, 8 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *